Friday, May 30, 2008

Bangkit

Bangkit
Bangkit dan bangkit lagi
100 tahun bangkit
100 tahun?
Bukan sedikit waktu
Perlu bangit memang!
Namun tidak berarti
Pemilik jagat ini harus ditindas
Demi sebuah kebangkitan.
Seiring dengan disaurakannya
Deklarasi bebas,
Harga BBM naik
Memicu kontraversi anarkis.
Siapakah yang harus bangkit.
Pengambil kebijakan?
Pelaku kebijakan?
Semua perlu bangkit.

Yogyakarta; 24 Mei 2008
Un Bria Yovita

Earnest

For her amazement,
She finds a new portrait
Within herself
The portrait of being earnest.
She who found it hard to say no
Now no need to be questioned
No more drama to be played
Because
Being earnest is highly praised.

Yogyakarta; May 15th 2008
Un Bria Yovita

Perfect Freedom

Years in the holy reformatory
The sense of fear imprisoned the infant
Not knowing what were the reasons.

Years, the innocent infant
has looked for liberty
Liberty to stand firmly
In the stage

Thank Almighty
Today,
She gracefully makes it
And the perfect freedom is hers now.

Yogyakarta, May 12th 2008
Un Bria Yovita
.

Menatap Lautan lepas


Ilmu,
Begitu luas
Begitu dalam
Laksana hemparan lautan biru
Tak bertepi.

Hari pendidikan tiba
Para guru penunjang pendidikan
diayubahagiakan sehari
Nama dan jasanya disanjung
Membuat haru.

Balasan atas cucuran keringat mereka
Tak mungkin
Kerena masih ada yang bernaung di gubuk
Yang masih lebih layak dihuni kutu ayam.
Karena hari-hari terakhir sebauh bulan
Mereka akan mencoba mengais
Demi hidup

Walau demikian
Tetap ada senyiun diwajah
dan begitu bangga
Mengaku bahwa para bijak
Penentu hidup mereka kini
Adalah muridnya dahulu.

Yogyakarta, 2 Mei 2008
Un Bria Yovita.