Friday, December 24, 2010

DAMAI



Nyanyian dan kidung NATAL dilantunkan
Anak Yesus dilahirkan dan dari surga
Tanda hadirnya Sang Juru selamat
Amat nyata diwartakan
Lalu pergilah para gembala menemui-Nya

Tanggal suka cita disambut bahagia
Anak-cucu sejagat mengayunkan langkah
Harapkan hari esok yang gemerlap
Untuk raih cinta dan cita agar abadi
Terlukis dalam agenda hidup 2011

Babak baru wisata hidup dimulai
Asalkan rapuh kemarin ditanggalkan maka
Rahmat surgawi sinari hidup
Ubah duka menjadi suka

SELAMAT NATAL 2010 & TAHUN BARU 2011
Ubah

Friday, December 3, 2010

Kau Sungguh Berarti



Bangunmu disambut hangat mentari pagi
Dari Balkon kos kau biarkan diri menikmati kehangatan itu dan
Kau hirup udara pagi nan segar lalu
Kau duduk bersemedi di sofa berwarna kelabu
Ketika itu mutiara indah yang pernah terucap bibir
John Dewey sang Pakar Ilmu Jiwa
“Hasrat menjadi penting merupakan desakan terdalam dari sifat manusia”
Terus dan terus menari dalam benakmu, dalam kalbumu
Hadir pula dalam semedimu dongeng kehidupan
Ketika sadar akan betapa pentingnya dirimu
Dari lubuk hati terdalam kau berujar:
Terima kasih cinta
Kau telah membuat hidupku berarti

Viena Fashion-JMP Surabaya, 1 Desember 2010

Monday, November 29, 2010

MENDENGARKAN DENGAN HATI







Ketika aku kau sapa, aku tersenyium membalasmu

Ketika kau bicara denganku, aku melihat dan mendengarkanmu

Ketika kau berceritera tentang hidupmu, aku mendengarkan dengan telinga,pikiran, dan hatiku

Ketika kau berceritera dan terus berceritera tentang hidupmu,aku terpana dan terus

mendengarkanmu penuh simpati

Ketika usai sudah cerita tentang hidupmu, aku menatapmu sambil berkata penuh hormat:

“ Terima kasih anda telah memperkaya hidupku dengan kisah hidupmu”

Viera Fashion-JMP Surabaya; 29 November 2010

Monday, January 25, 2010

2010

Cahaya hidup bersinar

Rahmat cinta berlimpah

Kehidupan baru berawal

Jalan hidup berubah
Un Bria Vita
Surabaya-Bratang
26 Januari 2010

Sunday, May 31, 2009

Selamat Jalan

Pasti kau kami kenang
Engan kau kami lupakan
Terasa begitu cepat kau pergi
Rindu kami padamu
Untuk selamanya dan
Selamanya ada


Kau yang kami banggakan
Engkau yang kami dambakan
Oleh karena besarnya cintamu namun

Sang pemilik hidup
Ingin kau kembali ke
Naungan kasih ilahiNya
Abadi bersamaNya


Bajawa-Radha 6 April 2009
oleh
Yovita Un Bria


Tuesday, March 31, 2009

Kenyataan


Kala kenyataan itu dihadapi
Tak habis dipikirkan
Tak cukup dimengerti
Tak dapat dipercaya



Kala kenyataan itu dihadapi
Terhanyut dalam keharuan
Terhanyut dalam kekaguman
Terhanyut dalam kebaktian



Kala kenyataan itu dihadapi
Hanya ada mata memandang
Hanya ada telinga mendengarkan
Hanya ada hati yang berbicara



Surabaya, 25-2 2009
Yovita Un Bria






The Owner

Nothing is said
Nothing is done
None of men knows
What is in the mind
What is in the heart
of the owner


March, 30 2009
Yovita Un bria

Friday, December 26, 2008

Namanya Emanuel
Artinya
Tuhan beserta kita.
Atas cinta dan kasih Bapa,
lahirlah bagi kita Sang Penyelamat.



&


Tanda mata
Anugerah terindah
Hanya dari Yang Kuasa
Untuk semua umatNya
Nama itu kekal: Emanuel

Bahagia surga dan Bumi
Atas lahirnya Juruselamat
Raja segala raja
Utusan surgawi.

SALAM DAMAI NATAL 2008 &BAHAGIA TAHUN BARU 2009

Yogyakarta, 25 Desember 2008
Un Bria Yovita

Monday, December 1, 2008

ISTANAH

A.14 no: 7
Tak asing bagiku angka-angka ini
Tanda mata terindah hadiah hidup
Dilupakan tentu tidak
Dikenang seumur hidup sudah pasti
7, angka kehidupan
2 x 7:14,angka berkah
Inilah yang kuperjuangkan
Inilah yang kubangun
Demi cinta, demi harapan, dan
Demi masa depan nan bahagia


Yogyakarta; 1 Desember 2008
Yovita Un Bria

Kau adalah Kau

Jadi diri sendiri
Orang kuat yang punya
Semangat juang
Enggan menyerah ‘tuk
Perjaungkan nasib 'tuk raih
Hari dan masa depan lebih berarti.


Kerap kau hadapi banyak halangan
Engkau tak pantang mundur
Lagi dan sekali lagi kau berjuang
Inilah kau yang kukenal


Oleh dia yang mencintaimu
Dari hati nan ikhlas, seuntaian pesan dititipkan
Jadilah selalu dirimu...semoga
Engkau tetap engkau yang kukenal.


Yogyakarta; 30 November 2008
Yovita Un Bria

Sunday, October 26, 2008

Cendanaku

Ku bersanding bersamamu
Hanya untuk mengabadikanmu
Betapa hati ini legah
Kala melihatmu bertumbuh subur
Di Ladang ibu
Walau hadirmu teracam punah
Walau adamu sangat beresiko
Namun kau masih ada dan
kenyataan ini membuat aku bahagia
Semoga ladang ibu tetap menjadi rumah
yang nyaman bagimu semua
Semoga saja kau tidak menjadi korban
Harimau pelahap uang.

Oakakinu-Manulea 4 Agustus 2008

oleh

Yovita Un Bria

Sunday, August 31, 2008

The Sandalwood Land

In my motherland you grow firmly
In my mother’s field you grow resolutely
How happy am I to see you grow steadily.
The big one
One, two, three…
and plenty of small one.
You make me astonished when ever
My eyes are rested upon you.
Hearing of the story about the greedy thieves
who keep on stealing you from my motherland, and
even from my mother’s field, I am cheerless indeed.
You are my proud, my abundantly heritage
I own you
I care for you, yet
too weak to protect you from the most greedy ones.
The very hope I have within me is
May your are always blossom in my motherland,
May you are not destroyed by mother’s prodigal sons.
Because of you, my motherland is well known as
NUSA CENDANA

Riankakore; August 2, 2008.

Yovita Un Bria

Harta Karun Bunda

Entah kemana pergi nilai-nilai suci peradaban peninggalan bunda?
Dari mulut anak-anak terungkap sejuta kebanggaan akan ajaran bunda.
Sanjungan kaum pengembara akan tanah bunda yang pernah didengar
Membuat anak-anak tertawa riang, namun entahlah kegirangan itu
meresap hingga kandungan tanah bunda?
Seakan lupa akan kata-kata bijak sang bunda,
Harta nan bernilai yang ditinggal, digunakan semena-mena hingga
Nilai-nilsi esensial yang terkandung didalamnya terlupakan begitu saja.
Kini, kala kembali ke tanah bunda
Entah apa yang dapat membuat anak-cucu tersenyium?
Yang ada hanya sebuah permenungan panjang
Untuk melestarikan harta karun bunda yang sedang terancam punah.

As Manulea; 1 Agustus 2008
Yovita Un Bria.

KEABADIAN

Langkah anggun buat memburu bahagia
Akan terus diperjuangkan.
Karena sebuah tujuan mulia,
Tantangan dan rintangan yang dihadapi tak digubris.
Ubah hidup itulah impiannya.
Tekun dan tabah adalah tumpuan perjuangannya
Untuk menggapai apa yang terpatri di hati
Selalu dalam tangan Sang Khalik ia berharap akan muzijat kebahagiaan.




Laktutus 22 Juli 2oo8.
oleh
Yovita Un Bria

Reaching the pick of Laktutus Mountain

Exited to wait for the rising sun
The reana woke very early that fresh morning
The appointed driver came late, so the first plan was unaccomplished yet,
Their very wish to reach the mountain top brought forth the willingness
to forgive the infidelity driver.
The motorcycles they drove stop right at the valley.
With an empty stomach, reana climbed up to the mountain top.
Though it was not so high, yet it took quite such energy out of them.
The sun had been up, yet from such a high place, noting could be seen
Except for the clouds and a far a way beauty of nature that brightened by the sun.
The wind was so strong and the breeze could be felt.

In such condition,
Reana set on a solid stone happily to enjoy
sounds of the wind and the harmony of universe
while chatting about prospects of life.
At the time when the beauty of the surrounding panoramas were seen
Reana begun walking and taking picture of the adjoining beauties
of Laktutus village and its mountain.

Laktutus ;July 21 2008
By
Un Bria Yovita.

A Cry of the Guru

Puzzled and puzzled.
How come a rotten house is still occupied by the guru?
In spite of the total self service he has done
to his beloved motherland and its people,
He is left to live in such the decayed house.
The hearts of Rules of his motherland
Have been rotten as such a house
‘Cause no good deed is done
to provide a far better home for the guru.

Wekmutis Juli 20, 2008.
By
Un Bria Yovita.

Friday, May 30, 2008

Bangkit

Bangkit
Bangkit dan bangkit lagi
100 tahun bangkit
100 tahun?
Bukan sedikit waktu
Perlu bangit memang!
Namun tidak berarti
Pemilik jagat ini harus ditindas
Demi sebuah kebangkitan.
Seiring dengan disaurakannya
Deklarasi bebas,
Harga BBM naik
Memicu kontraversi anarkis.
Siapakah yang harus bangkit.
Pengambil kebijakan?
Pelaku kebijakan?
Semua perlu bangkit.

Yogyakarta; 24 Mei 2008
Un Bria Yovita

Earnest

For her amazement,
She finds a new portrait
Within herself
The portrait of being earnest.
She who found it hard to say no
Now no need to be questioned
No more drama to be played
Because
Being earnest is highly praised.

Yogyakarta; May 15th 2008
Un Bria Yovita

Perfect Freedom

Years in the holy reformatory
The sense of fear imprisoned the infant
Not knowing what were the reasons.

Years, the innocent infant
has looked for liberty
Liberty to stand firmly
In the stage

Thank Almighty
Today,
She gracefully makes it
And the perfect freedom is hers now.

Yogyakarta, May 12th 2008
Un Bria Yovita
.

Menatap Lautan lepas


Ilmu,
Begitu luas
Begitu dalam
Laksana hemparan lautan biru
Tak bertepi.

Hari pendidikan tiba
Para guru penunjang pendidikan
diayubahagiakan sehari
Nama dan jasanya disanjung
Membuat haru.

Balasan atas cucuran keringat mereka
Tak mungkin
Kerena masih ada yang bernaung di gubuk
Yang masih lebih layak dihuni kutu ayam.
Karena hari-hari terakhir sebauh bulan
Mereka akan mencoba mengais
Demi hidup

Walau demikian
Tetap ada senyiun diwajah
dan begitu bangga
Mengaku bahwa para bijak
Penentu hidup mereka kini
Adalah muridnya dahulu.

Yogyakarta, 2 Mei 2008
Un Bria Yovita.