Sunday, February 24, 2008

Terkenang Selalu

Seiring berlalunya keheningan malam nan sepi,
aku yang terlelap dalam tidurku pada malam yang
penuh damai itu, terusik oleh dering bunyi telefon.
Dalam kegelapan,kuraih
HP
dan mendengar suara yang bicara.
“Nenek Telah Pergi”,
demikian kata orang dalam telefon tadi.
Tak percaya akan pendengaranku sendiri,
Aku kembali menutup mata dan mencoba tidur lagi.
Sesaat kemudian, telefon kembali berdering.
“Vit, Nenek telah Pergi”.Begitulah kata penelepon kedua.
Selanjutnya telefon terus berdering dari
berbagai penjuru untuk menyampaikan pesan serupa.
Setelah mendengar isi pesan mereka,
Aku berjuang melawan rasa kantukku dan
menatap kelender yang terletak di meja komputer.
Pada kelender ,terukir angka 23,
tertulis Hari Rabu,Bulan Januari 2008;
Sedang waktu di HP menunjukan pukul 00:05 WIB.
Seketika itu, adegan kenangan manis bersama nenek
terputar jelas dalam memori batin.
Panik?Sedih?Kesal?
Tiada gejolak terasa di hati.
Cuman kesejukan dan kedamaian batin
yang terasa kala untaian mawar-mawar doa
kupanjatkan pada Khalik Pemilik Kehidupan
yang telah menghadiahkan kepadaku seorang
Nenek Katharina Kolo
Yang polos nuraninya dan tulus cintanya.

Yogyakarta;23 Januari 2008
Cucu Tercinta Vita.

No comments: